UMAN ADA DISINI
Breaking News
Loading...

TIPSS!!! Kalau mau dapat BEASISWA ke LUAR NEGERI??

Friday, December 28, 2018

Pengin sekolah di luar negeri tapi galau masalah biaya? Tenang, banyak terbuka  peluang mendapatkan beasiswa luar negeri untuk meraih sekolah idaman. Ikuti triknya berikut.

Menempuh pendidikan di luar negeri memang jadi impian banyak orang termasuk halnya masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, selain menawarkan kualitas pendidikan yang lebih baik kesempatan ini juga bisa digunakan untuk memperluas jaringan serta belajar di negeri orang. Tak jarang orang bisa mengubah nasibnya sepulang dari bersekolah di luar negeri. Menarik, bukan?
Namun demikian, masalah biaya sering jadi kendala paling besar yang menghalangi. Ada masalah tentu ada solusi, sekarang ada banyak cara untuk memecahkannya salah satunya dengan beasiswa. Tersedia banyak pilihan beasiswa yang bisa kamu dapatkan baik dari dalam negeri maupun dari universitas tersebut. Tapi mendapatkan beasiswa itu layaknya mencari jodoh apalagi saingannya banyak. Lantas, bagaimana ya cara jitu dapatkan beasiswa luar negeri? Ikuti tips Halomoney berikut ini!

1. Motivasi dan keinginan kuat

beasiswa luar negeri
Tentunya dalam meraih apapun, semua bermula dari faktor dalam, diri sendiri. Nah, upaya untuk mendapatkan beasiswa luar negeri tentu harus diawali dari motivasi dan keinginan kuat. Meskipun, dalam pikiran kamu terbersit berbagai macam keraguan hingga kecemasan, tak boleh mengendorkan semangatmu.
Pastikan selalu bahwa kamu memiliki keyakinan yang kuat untuk melanjutkan kuliah di luar negeri, hal ini akan lebih mudah jika didukung oleh sebuah motivasi yang tinggi. Mulailah bersikap lebih dewasa dan tegas dalam mengambil keputusan, termasuk dalam hal pengajuan beasiswa luar negeri ini. Jika yakin, maka besar kemungkinan kamu akan dapat melalui berbagai tes dengan nyaman dan lebih siap kan.

2. Tentukan perguruan tinggi dan jurusan 

beasiswa luar negeri
Ketika memutuskan untuk mengajukan beasiswa luar negeri, maka tentu kamu sudah harus memiliki sebuah pilihan jurusan yang paling tepat dan sesuai dengan keinginan. Jangan sampai kamu memilih jurusan yang salah dan berada di luar minat dan pertimbanganmu, sebab hal ini sangat berisiko membuat sejumlah masalah di masa yang akan datang.
Selain pemilihan jurusan, pemilihan universitas juga menjadi hal yang patut untuk kamu pertimbangkan. Setiap jurusan dan juga universitas itu sendiri, akan memiliki peringkat yang menjadi nilai di dalam dunia pendidikan internasional.
Peringkat jurusan ini tentu akan berbeda dengan peringkat universitas, sebab keduanya memiliki kriteria yang berbeda. Pertimbangkan kedua hal ini sebelum memilih universitas tempat kamu kuliah nanti. Kumpulkan juga informasi yang lengkap mengenai proses serta persyaratan apa saja yang akan dibutuhkan untuk mendaftar di sana. Hal ini sangat penting untuk diketahui sejak awal, agar kamu dapat mempersiapkannya dengan matang.

3. Excellent di bidang akademis

beasiswa luar negeri
Buat kamu yang masih duduk di bangku SMA, sedang menempuh pendidikan Sarjana atau bahkan Master di Indonesia dan berencana melanjutkan pendidikan tingkat selanjutnya dengan beasiswa luar negeri, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah usahakan selalu dapat nilai bagus (excellent).
Kalau ada kesempatan jangan segan mencoba ikut olimpiade yang berkaitan dengan bidang studi yang kamu minati atau kamu rasa miliki bakat. Walau angka diatas kertas bukan segalanya tapi pencapaian akademis yang bagus akan menunjukkan komitmenmu terhadap pemberi beasiswa kan? Beberapa institusi di luar negeri memang mensyaratkan hal ini sebagai pertimbangannya sehingga kamu juga perlu meraih nilai bagus di bidang akademismu.

4. Leadership bagus

beasiswa luar negeri
Sudah merasa yakin bisa dapat beasiswa karena prestasi dan nilaimu selalu bagus? Tunggu dulu,  nilai bagus itu baru syarat awal saja. Diluar sana masih banyak yang lebih pintar dibanding kamu, jadi jangan senang dulu. Pintar akademis saja tidak pernah cukup. Kamu harus punya sesuatu yang menarik untuk dijual ke pemberi beasiswa luar negeri.
Biasanya mereka akan mencari orang yang tidak hanya berprestasi, tapi juga aktif di organisasi dan punya jiwa kepemimpinan (leadership). Kalau kamu memang niat masuk dalam bursa perjuangan mendapatkan beasiswa mulailah memperbanyak pengalaman organisasi dan kegiatan kepemimpinan.
Tidak perlu masuk partai politik atau bahkan gerakan-gerakan yang sedang hits tapi tak memberi faedah. Kamu bisa mulai dari organisasi OSIS atau di Himpunan Keluarga Mahasiswa kampus. Mereka yang aktif organisasi akan lebih dilirik para pemberi beasiswa karena dianggap bisa memanfaatkan ilmu yang didapat untuk kepentingan orang banyak kok.

5. Punya jiwa relawan

Selain keaktifan di organisasi atau pengalaman leadership, pengalaman di kegiatan sosial juga jadi nilai plus lho. Khususnya kalau kamu mengincar beasiswa di negara Amerika dan Eropa. Beasiswa Fullbright Amerika Serikat, Beasiswa Chevening dari Inggris dan Beasiwa Erasmus Mundus Eropa cenderung lebih tertarik pada pelamar yang punya pengalaman jadi relawan di kegiatan sosial. Ini tidak bisa dilepaskan dari kuatnya kultur volunteer-ism di negara mereka.
Di kota tempatmu tinggal saat ini banyak kesempatan untuk jadi relawan. Kamu bisa join ke kegiatan NGO, gabung dengan gerakan anak muda di kampus atau kamu juga bisa menginisiasi gerakan ini sendiri. Tidak perlu repot atau khawatir gak ada biaya, bahkan dengan membersihkan sampah di lingkungan sekitarmu kamu sudah bisa mulai melakukan kegiatan sosial. Miliki jiwa relawan dengan tulus!

6. Kemampuan bahasa asing casciscus

Setelah cukup mempersiapkan diri dari bidang akademis dan non akademis kini saatnya kamu membuktikan bahwa kamu pasti survive di negara orang karena bisa menguasai bahasanya minimal Bahasa Inggris. Salah satu persayaratan beasiswa memang menuntutmu untuk meraih level tertentu dalam tes kemampuan bahasa asing.
Masing-masing beasiswa punya persyaratan tes bahasa sendiri, tapi yang paling umum digunakan adalah TOEFL dan IELTS. Untuk mengamankan posisimu, pastikan kamu memiliki skor TOEFL diatas 550 dan nilai IELTS diatas 6,5. Saat ini kamu bahkan bisa mempersiapkan diri dengan mengikuti latihan via online untuk TOEFL dan IELTS.

7. Jangan lupa manfaatkan rekomendasi

Untuk menilai performamu di dunia nyata, pihak pemberi beasiswa luar negeri akan meminta surat rekomendasi dari mereka yang sudah mengetahui rekam jejakmu. Biasanya surat rekomendasi bisa diberikan oleh staf pengajar dari institusi tempatmu menempuh pendidikan atau supervisor di tempatmu bekerja. Rekomendasi dari mereka sangat penting, karena tak jarang pemberi beasiswa akan langsung menghubungi untuk menanyakan pendapat tentangmu. Pastikan kamu punya rekam jejak yang cukup baik dalam pendidikan dan pekerjaan. Jaga hubungan baik dengan mereka yang bisa memberimu rekomendasi ya.

8. Curriculum Vitae  yang menarik 

Cara pemberi beasiswa tahu pengalaman dan pencapaianmu adalah dengan melihat ke Curriculum Vitae (CV) mu. Dalam CV mereka akan mendapatkan gambaran bagaimana dirimu selama ini telah berkembang. Untuk membuat CV yang baik kamu perlu cermat mencatatat kegiatan yang kamu lakukan selama ini berdasarkan waktu kegiatan. Karena kamu akan apply beasiswa luar negeri, pastikan kamu membuat CV yang representatif tapi tetap informatif dan tentunya dalam Bahasa Inggris.

9. Motivation Letter yang mengesankan

Sudahkah kamu mempersiapkan motivation letter? Untuk membuat motivation letter yang baik kamu perlu tahu tentang jurusan yang akan kamu ambil. Jelaskan kenapa program itu menarik buatmu, tunjukkan juga bagaimana pengalaman kerja dan pencapaianmu selama ini membuat kamu cocok untuk belajar disitu.
Yakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu punya komitmen untuk memberikan yang terbaik sehingga layak menerima dana mereka. Satu yang paling penting, kamu harus punya passion terhadap bidang yang kamu pilih. Semangat dan kecintaan terhadap bidang studi itu akan terasa di motivation letter-mu.

10. Siap mengerjakan tes dan interview

Sebelum mengajukan lamaran untuk mendapatkan beasiswa luar negeri tersebut, pastikan bahwa kamu memang telah memiliki persiapan yang matang untuk menghadapi berbagai tes dan interview yang akan dilakukan oleh pihak penyelenggara. Ini sangat penting untuk dipahami sejak awal, sebab akan percuma saja kamu mengajukan lamaran tersebut, jika ternyata tidak memiliki kesiapan mental dalam menghadapi tes ini.
Tidak perlu takut atau resah atau terlalu gugup ketika menghadapi wawancara, yang justru akan melupakan banyak hal dan menjadi panik ketika berada di hadapan pewawancaranya. Langkah yang paling tepat untuk mengatasi hal ini adalah dengan mempersiapkan diri dengan baik sejak awal. Lakukanlah beberapa kali sesi latihan, termasuk dalam melatih kemampuan bahasa Inggris juga. Ini akan membantu kamu lebih santai dan nyaman ketika akan melakukan tes wawancara pengajuan beasiswa tersebut.
Nah, setelah membaca ulasan tips jitu dapatkan beasiswa luar negeri tentu kamu lebih siap bukan? Namun demikian, apapun hasil tesnya jika kamu belum berhasil maka anggap saja itu merupakan langkah awal untuk menyiapkan lebih baik, dan jika berhasil maka selamat dan tetaplah terus belajar. Ingat, buatlah tujuan mulia dan beri kontribusi bagi Indonesia setelah masa studimu selesai. Selamat mengejar beasiswa!

0 komentar:

 
Toggle Footer